Konfigurasi Mikrotik dasar
[admin@MikroTik] > ip route pr
1 A S 0.0.0.0/0 192.168.5.1 1\ 192.168.1.2 SPEEDY1 gateway 192.168.1.1
\ 192.168.2.2 SPEEDY2 gateway 192.168.2.1
\ 192.168.0.2/24 )NB : ip modem : 192.168.1.1 & 192.168.2.1
Nat untuk menyambungkan masing masing interface pada mikrotik
[admin@MikroTik]ip firewall nat pr
Flags: X – disabled, I – invalid, D – dynamic
1 chain=srcnat action=masquerade src-address=IP LAN
2 chain=srcnat action=masquerade src-address=IP LAN out-interface=SPEEDY2
3 chain=dstnat action=dst-nat to-addresses=192.168.1.10 to-ports=3128 protocol=tcp src-address=!192.168.1.10 routing-mark=!iix dst-address-list=!game dst-port=80 ( ganti set nat proxy internal yg biasa gw pake )
Continue reading “Konfigurasi Mikrotik dasar” »
Menambahkan Static Route di Ubiquity
AirOS Manual Scripting
AirOS allow users to add scripts in the /etc/persistent directory of Ubiquiti device.
These scripts can modify configuration by starting additional services and more.
The standard scripts are:
/etc/persistent/rc.prestart /etc/persistent/rc.poststart /etc/persistent/rc.prestop /etc/persistent/rc.poststop
They are called before and after the standard boot and shutdown scripts start or stop services…
Add static route via script
- Reboot devices to clean all static routes and access via SSH/Telnet to AirOS device
- Create a script /etc/persistent/rc.poststart and write here commands to add static route
- Make sure that /etc/persistent/rc.poststart are executable
- Check if your script work fine running the command line: ./etc/persistent/rc.poststart
- note: the command now start with a “dot” = run the script!
- Run the command: cfgmtd -w -p /etc/ to make persistent
- Reboot and verify that all it’s working…
- Finish….
Relasi tabel dan referential integrity di MySQL
Menyambung artikel sebelumnya tentang perintah SQL untuk membuat foreign key, relasi tabel dan referential integrity di MySQL, pada artikel kali ini saya akan mencoba memaparkan bagaimana cara membuat ketiga hal tersebut langsung di phpMyAdmin tanpa menggunakan perintah SQL.
Sebagai contoh misalkan kita akan membuat database ‘perpustakaan’ yang di dalamnya terdapat 2 buah tabel yaitu ‘buku’ dan ‘kategori’.
Di dalam tabel ‘buku’ terdapat field: ‘id’ untuk menunjukkan nomor identitas buku, ‘title’ yang menunjukkan judul buku, ‘author’ sebagai pengarang, dan ‘idcategory’ yang menunjukkan nomor id kategori dari buku. ID Category buku ini nanti akan direlasikan dengan ID kategori yang terdapat dalam tabel ‘kategori’.
Adapun field yang ada dalam tabel ‘kategori’ adalah: ‘idcategory’ dan ‘namacategory’.
Dalam perancangan database, field ‘idcategory’ yang terdapat dalam tabel ‘buku’ dinamakan foreign key atau kunci tamu. Selain itu pada kedua tabel di atas juga terdapat relasi yaitu antara field ‘idcategory’ yang ada pada kedua tabel tersebut.
Nah… sekarang kita akan membuat foreign key, relasi tabel dan referential integrity untuk kedua tabel di atas langsung menggunakan phpMyAdmin.
Pertama, kita buat database ‘perpustakaan’ terlebih dahulu
Continue reading “Relasi tabel dan referential integrity di MySQL” »





Komentar Terakhir